Hay sob setelah yang pertama itu
membahas tips anti malas sholat dan sekarang tips agar khusyu dalam beribadah.
Suatu hal yang wajar kalau-kalau
waktu melaksanakan sholat kita sering pikirannya kemana-mana. pastinya donk
setiap orang pernah sholat tapi lalai (nda tau apa yang dibaca karna pikirannya
lagi jalan-jalan)
Nah sebelum menginjak tipnya
nih... mari kita bahas sebentar mengenai khusyu. sebenarnya khusyu dalam sholat
itu apa sih?
1. Secara Bahasa
Secara bahasa, kata khusyu’
memiliki beberapa arti yang sama:
a) Tunduk, Pasrah. Merendah Atau
Diam
Artinya mirip dengan kata khudu’.
Hanya saja kata khuduk’ lebih sering digunakan untuk anggota badan, sedangkan
khusyu’ untuk kondisi dan gerak-gerik hati (Lihat Mu’jamu Maqasiyisi al-Lughah:
II/152, Bashairu Dzawi At-Tamyiz: II/541-543, Tafsir Al-Baghwi: III/301, Tafsir
Abi As-Su’ud: VI/123 dan Fathul Bari: II/225)
b) Rendah Perlahan, Biasanva
Digunakan Untuk Suara
Allah Subhanahu wa Ta’ala
berfirman:
# “Dan
(khusyu’) merendahlah semua suara kepada Rabb Yang Maha Pemurah, maka kamu
tidak mendengar melainkan bisikan saja.” (QS. Ath-Thaha: 108)
c) Diam, Tak Bergerak.
Allah Subhanahu wa Ta’ala
berfirman:
# “Di
antara tanda-tanda kekuasaan-Nya, kamu lihat bumi itu diam tak bergerak, dan
apabila Kami turunkan air di atasnya, niscaya ia bergerak dan subur.”
(QS. A1-Fushilat: 39)
2. Menurut Istilah
Khusyu’ artinya: kelembutan hati,
ketenangan sanubari yang berfungsi menghindari keinginan keji yang berpangkal
dari memperturutkan hawa nafsu hewani, serta kepasrahan di hadapan ilahi yang
dapat melenyapkan keangkuhan, kesombongan dan sikap tinggi hati.
Dengan itu, seorang hamba akan
menghadap Allah dengan sepenuh hati. Ia hanya bergerak sesuai petunjuk-Nya, dan
hanya diam juga sesuai dengan kehendak-Nya. (Lihat “A1-Khusyu’ fi Ash-Shalah”
oleh Ibnu Rajab Al-Hambali)
Adapun pengertian khusyu’ di
dalam shalat:
# “Kondisi
hati yang penuh dengan ketakutan, mawas diri dan tunduk pasrah di hadapan
keagungan Allah. Kemudian semua, itu membekas dalam gerak-gerik anggota badan
yang penuh khidmat dan konsentrasi dalam shalat, bila perlu menangis dan
memelas kepada Allah; sehingga tak memperdulikan hal lain.” (‘Lihat
Al-Khusyu’ karya Al-Hilali)
Pengertian khusyu’ tersebut
diambil dari firman Allah:
# “..yaitu
orang-orang yang khusyu’ dalam shalatnya..” (QS. Al-Mukminun: 1-2)
Mengenai makna kekhusyu’an itu,
Ibnu Abbas menandaskan: “Artinya penuh takut dan khidmat.” A1-Mujahid
menyatakan: “Tenang dan tunduk.” Sementara Ali bin Abi Thalib pernah
menyatakan:
# “Yang
dimaksud dengan kekhusyu’an di situ adalah kekhusyu’an hati.“
Lain lagi dengan Hasan al-Bashri,
beliau berkata:
# “Kekhusyu’an
mereka itu berawal dari dalam sanubari, lalu terkilas balik ke pandangan mata
mereka sehingga mereka menundukkan pandangan mereka dalam shalat.”
Imam Atha’ pernah berkata:
# “Khusyu’
artinya, tak sedikitpun kita mempermainkan salah satu anggota tubuh kita.“
Jadi artinya, kekhusyu’an dalam
shalat bukanlah sekedar kemampuan memaksimalkan konsentrasi sehingga fikiran
hanya terfokus dalam shalat. Namun kekhusyu’an lebih merupakan kondisi hati
yang penuh rasa takut, pasrah, tunduk dan sejenisnya; yang membias dalam setiap
gerakan shalat sehingga menjadi nampak anggun, khidmat dan tidak serampangan.
Ada
juga yang menjelaskan khusyuk sebagai berikut :
PENGERTIAN
KHUSYU' DALAM SHOLAT adalah tuma'ninah (ketenangan). Dengan tuma'ninah itulah
kekhusyu'an dalam sholat dapat dicapai. Karena iu, Rasulullah saw memerintahkan
agar dalam mengerjakan sholat disertai dengan tuma'ninah, baik ketika rukuk,
sujud dan amalan sholat lainnya. Sholat adalah suatu ibadah yang sangat berat
kecuali bagi orang-orang yang beriman dan khusyu'. Kadang-kadang sebagian orang
tidak sabar dalam mengerjakan sholat, ingin cepat selesai, karena masih banyak
pekerjaan yang harus diselesaikan, sehingga ketika rukuk, sujud dan sebagainya
tidak disertai dengan tuma'ninah DALIL: HR Ibnu Khuzaimah dari Abi Abdillah Al
Asy'ariy, ia berkata: Setelah Rasulullah saw mengerjakan sholat bersama para
sahabat, duduklah beliau di tengah kelompok para sahabat. Kemudian datang
seorang laki-laki, lalu mengerjakan sholat, kemudian ia rukuk dan sujud dengan
sangat cepat, lalu Nabi bersabda: Tahukah kalian (bagaimanakah orang) ini?
Barangsiapa mati (dengan sholat sepert) ini, maka ia mati atas selain agama
Muhammad, mamatuk solatnya bagaikan burung gagak mematuk darah". HR Ahmad
"Rasulullah saw bersabda: Pencurian yang paling buruk yang dilakukan
manusia ialah mencuri dari sholatnya. Kemudian orang-orang bertanya: Hai
Rasulullah, bagaimana ia mencuri dari sholatnya? Beliau menjawab: Tidak
menyempurnakan rukuk dan sujudnya"
Tips agar khusyuk dalam sholat
1.
Menghadirkan Hati.
2. Anggap saat
itu adalah sholat yang terakhir.
3. Tuma’ninah
dan tidak tergesa-gesa dalam shalat.
4. Tadabbur
ayat-ayat dan dzikir-dzikir yang dibaca dalam shalat.
5. Tartil
dan memperbagus suara dalam membaca Al Quran.
6. Arahkan
pandangan hanya ditempat sujud, dan tidak memalingkan kelainnya.
7. Hindari
segala hal yang bisa menyibukkan saat sedang shalat.
Selamat
mencoba...


